Subscribe Us

JOKO LONGKEYANG

Sasar Keluarga Nelayan, KPPI Pemalang Salurkan Bantuan Sembako Mandiri



Jokolongkeyang.blogspot.com, PEMALANG – Kesatuan Perempuan Pesisir Indonesia (KPPI) menunjukkan kepedulian nyata terhadap kondisi ekonomi masyarakat di pesisir utara Jawa Tengah. Melalui program Rapid Respond, Dewan Pengurus Daerah (DPD) KPPI Kabupaten Pemalang menyalurkan paket sembako kepada warga yang terdampak krisis iklim dan cuaca ekstrem pada 23–24 Februari 2026.

​Program ini merupakan inisiatif serentak yang menyasar lima kabupaten di Indonesia. Di wilayah Jawa Tengah, Kabupaten Pemalang dan Demak menjadi dua daerah yang terpilih menerima program ini berdasarkan usulan pengurus daerah masing-masing.


Ketua DPD KPPI Pemalang, Auriza Syva Putri, menegaskan bahwa bantuan logistik ini murni digagas oleh internal organisasi KPPI dan bukan merupakan program dari pemerintah."Tujuan utama dari aksi Rapid Respond ini adalah meringankan beban saudara-saudara kita di pesisir. Saat ini, mereka sedang berjuang menghadapi dampak perubahan iklim dan bencana alam yang kian sering melanda wilayah pantai Pemalang," jelas Auriza dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

​Menurut Auriza, secara geografis, Pemalang memiliki garis pantai terpanjang di jalur Pantura. Mayoritas penduduknya bergantung pada hasil laut, sehingga fluktuasi kondisi alam sangat memengaruhi daya beli dan stabilitas ekonomi keluarga nelayan di sempadan pantai.


​Penyaluran bantuan dilakukan secara merata di titik-titik basis KPPI dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) yang membentang dari ujung barat hingga timur wilayah utara Pemalang. Distribusi bantuan meliputi:

​Kecamatan Ulujami: Desa Ketapang, Mojo, dan Pesantren.

​Kecamatan Taman: Desa Asemdoyong.

​Kecamatan Pemalang: Wilayah Widuri, Sugihwaras, Tanjungsari, serta Danasari Penjarakan.


​Penyaluran bantuan ini dinilai sangat krusial di tengah melemahnya kondisi ekonomi akibat fenomena iklim. Aksi ini bukan sekadar bantuan pangan, melainkan bentuk solidaritas untuk menguatkan semangat para perempuan pesisir agar tetap tangguh menghadapi masa sulit."Dampak perubahan iklim sangat nyata dirasakan oleh warga pesisir. Kami berharap bantuan ini bermanfaat sambil menunggu musim paceklik berlalu. Semoga kondisi alam segera membaik sehingga perputaran ekonomi warga kembali normal," tutup Auriza.


Posting Komentar

0 Komentar