Jokolongkeyang.blogspot.com, Pemalang – Kabar baik bagi para pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Pemalang pada Lebaran 2026 mendatang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TR) setempat kini tengah melakukan percepatan perbaikan jalan berlubang di sejumlah jalur vital guna menjamin kenyamanan pengendara.
Kepala Bidang Bina Marga DPU TR Pemalang, Yuniar Teguh Susanto, menegaskan bahwa langkah antisipasi ini sudah dimulai sejak awal tahun. Tim di lapangan telah memetakan ruas-ruas jalan yang diprediksi akan mengalami lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik."Sejak Januari 2026, kami sudah melakukan identifikasi jalur-jalur sibuk. Saat ini, fokus kami adalah penanganan swakelola berupa penambalan lubang jalan melalui kerja sama dengan Unit Jalan dan Irigasi (UJI)," jelas Yuniar dalam keterangannya.
Fokus di Titik Keramaian dan Jalur Strategis
Petugas kini memprioritaskan area yang menjadi gerbang masuk pemudik. Beberapa titik yang sedang dan telah dikerjakan meliputi akses utama dari Terminal Pemalang menuju Pasar Pagi, serta area di sekitar Stasiun Pemalang dan jalan-jalan protokol di wilayah kota.
Tak hanya di pusat kota, delapan Unit UJI disiagakan untuk menyisir ruas jalan kabupaten di 14 kecamatan. Beberapa jalur penghubung penting yang masuk dalam daftar pemeliharaan rutin antara lain:
Wilayah Kota & Selatan: Jalan Sindoro, ruas Kebondalem–Caur, serta jalur Karangsari–Pulosari.
Wilayah Petarukan: Ruas Iser–Kendaldoyong, Widodaren–Karangasem, hingga akses Petarukan–Gondang.
Rekonstruksi Permanen Dilakukan Pasca-Lebaran
Mengingat padatnya mobilitas saat hari raya, Yuniar menambahkan bahwa pekerjaan besar atau rekonstruksi fisik baru akan dilaksanakan setelah musim mudik berakhir. Hal ini dilakukan agar pengerjaan jalan tidak memicu kemacetan parah yang dapat menghambat perjalanan warga."Saat ini statusnya adalah penanganan darurat. Prioritas kami adalah menutup lubang agar jalan fungsional dan aman dilalui. Untuk proyek pengaspalan besar atau rekonstruksi, akan kami eksekusi setelah Lebaran," tegasnya.
Langkah responsif ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan akibat jalan rusak dan memastikan "pulang kampung" tahun ini menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat.


0 Komentar