JAKARTA – Suasana pelepasan program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di kawasan Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta, Senin (16/3/2026), mendadak riuh oleh tawa. Hal ini dipicu oleh aksi jenaka Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, saat mendapati salah satu armada bus yang unik.
Di tengah ratusan bus yang berjajar rapi, sebuah bus dengan livery klub raksasa Inggris, Manchester United, menarik perhatian sang Gubernur. Luthfi pun tak melewatkan momen tersebut untuk mencairkan suasana.
"Bus MU? Wah, semalam habis menang 3-1 ini. Tapi busnya benar ke Jateng, kan? Jangan-jangan mudiknya malah ke Inggris," seloroh Ahmad Luthfi yang langsung disambut gelak tawa para perantau dan kru bus.
Candaan di Tengah Antusiasme Pemudik
Rasa penasaran membawa mantan Kapolda Jateng ini masuk ke dalam bus yang disediakan oleh Jasa Raharja tersebut. Di dalam, ia menyapa ramah para penumpang yang mayoritas merupakan perantau dengan tujuan Kabupaten Tegal.
"Ini ceritanya bagaimana kok busnya Manchester United? Jangan-jangan tujuannya bukan ke Tegal, tapi ke Manchester sana," candanya lagi sembari memastikan kenyamanan penumpang yang terdiri dari buruh, pedagang, hingga mahasiswa.
Negara Hadir untuk Perantau
Tahun ini, antusiasme masyarakat Jawa Tengah untuk pulang kampung melalui program pemerintah meningkat drastis. Pemprov Jateng memberangkatkan total 325 bus dari TMII yang mengangkut 16.186 pemudik menuju 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Selain dari Jakarta, keberangkatan juga difasilitasi dari Bandung dengan 23 armada bus yang dilepas secara resmi oleh jajaran pemerintah daerah. Melalui slogan "Mudik Gampang, Balik Tenang", Ahmad Luthfi menegaskan bahwa program ini adalah bentuk pengabdian pemerintah kepada masyarakat.
"Semua warga kita 'openi' (urus). Ini wujud nyata negara hadir untuk meringankan beban masyarakat di perantauan agar mereka bisa pulang dengan aman, nyaman, dan bahagia," pungkas Luthfi.
Dengan dilepaskannya ribuan pemudik ini, diharapkan para perantau dapat merayakan hari raya di kampung halaman dengan penuh kedamaian tanpa terbebani biaya transportasi yang tinggi.

0 Komentar