Subscribe Us

JOKO LONGKEYANG

Sasar Gubernur Ahmad Luthfi, Hoaks Kenaikan Tarif Tol Batang-Semarang Viral di TikTok



Joko Longkeyang.blogspot.com, Semarang – Sebuah unggahan video di media sosial TikTok memicu kegaduhan setelah menyebarkan informasi palsu terkait kenaikan tarif tol. Narasi yang beredar mengeklaim bahwa Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, merupakan sosok di balik naiknya tarif Tol ruas Batang-Semarang sebesar 30 persen per 7 Maret 2026.

​Video yang diunggah oleh akun @ghibah.unfaedah tersebut menyandingkan foto sang gubernur dengan keterangan provokatif. Hingga saat ini, konten tersebut telah mendapatkan lebih dari 8.800 suka dan dibanjiri sekitar 4.000 komentar dari netizen yang sebagian besar termakan oleh isu miring tersebut.

​Fakta di Balik Wewenang Jalan Tol

​Berdasarkan penelusuran fakta, narasi yang menyudutkan Gubernur Ahmad Luthfi tersebut adalah hoaks. Meskipun secara geografis jalan tol tersebut melintasi wilayah Jawa Tengah, Gubernur sama sekali tidak memiliki wewenang untuk menentukan atau mengubah tarif tol.

​Berdasarkan regulasi yang berlaku, penyesuaian tarif jalan tol merupakan wewenang penuh Pemerintah Pusat melalui Menteri Pekerjaan Umum. Kenaikan yang terjadi saat ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/KPTS/M/2026. Dengan demikian, tuduhan yang dialamatkan kepada pihak Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak berdasar secara hukum.

​Respons Warganet dan Sentimen Negatif

​Disinformasi ini sempat memicu gelombang kecaman dari warganet. Beberapa pengguna media sosial melontarkan kritik tajam kepada Gubernur Ahmad Luthfi karena dianggap memberatkan masyarakat kecil di tengah persiapan mudik Lebaran.

​Namun, tidak sedikit pula netizen yang bersikap kritis dan meluruskan informasi tersebut. Mereka mengingatkan bahwa kebijakan infrastruktur strategis nasional seperti jalan tol berada di bawah kendali pemerintah pusat, bukan daerah.

​Ada Diskon Tarif Selama Mudik

​Di balik simpang siur isu kenaikan harga, masyarakat justru mendapatkan kabar baik dalam menyambut arus mudik dan balik tahun ini. Pemerintah telah menyiapkan skema diskon tarif tol sebesar 30 persen. Kebijakan ini justru membuat biaya perjalanan relatif lebih murah atau setidaknya stabil dibandingkan tarif normal.

​Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam menyerap informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh konten media sosial yang tidak jelas sumber kebenarannya. Selalu lakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah atau media massa yang terpercaya sebelum menyebarluaskan berita.


Posting Komentar

0 Komentar