BREBES – Pembangunan nasional yang kokoh diyakini bermula dari penguatan wilayah pedesaan. Semangat inilah yang melandasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. Melalui kolaborasi Kodim 0713/Brebes bersama berbagai elemen, program ini menjadi bukti nyata bahwa gotong royong tetap menjadi penggerak utama kemajuan bangsa pada Rabu (4/3/2026).
Fokus utama sasaran fisik pada periode ini adalah percepatan pengecoran jalan desa. Lokasi pengerjaan kini menjadi saksi kemanunggalan lintas lini; prajurit TNI dari Yonif 406/CK, personel Polri, dan penduduk setempat terlihat bahu-membahu melansir material bangunan demi mewujudkan akses transportasi yang lebih layak.
Menghapus Sekat Sektoral
Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., selaku Dansatgas TMMD ke-127, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menghilangkan batasan birokrasi dalam pelayanan pembangunan. Ia menegaskan bahwa kebersamaan antara aparat dan rakyat adalah kunci sukses dalam memajukan daerah terpencil.
"Di lapangan, TNI, Polri, dan masyarakat melebur menjadi satu tim solid dengan satu tujuan besar, yakni memajukan kemandirian desa. Kolaborasi ini adalah kunci kami dalam mewujudkan masa depan negeri," ungkap Letkol Inf Ambariyantomo.
Membangun Karakter dan Ekonomi
Selain pembenahan infrastruktur jalan, TMMD ke-127 juga mengusung misi nonfisik yang krusial, yakni penguatan karakter bangsa. Interaksi harian yang terjalin erat antara prajurit dan warga diharapkan mampu memupuk kembali rasa cinta tanah air serta menghidupkan tradisi gotong royong yang mulai memudar di era modern.
Dampak positif dari pembangunan ini diharapkan mampu memutus isolasi ekonomi bagi petani dan peternak di Desa Cikuya. Dengan jalan yang mulus, distribusi hasil bumi menjadi lebih cepat, akses pendidikan kian terjangkau, dan kesejahteraan masyarakat secara otomatis akan meningkat.
Langkah konkret yang dimulai dari titik terkecil di pelosok Brebes ini merupakan bagian dari peta jalan besar menuju visi Indonesia Emas 2045. Desa yang berdaya adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan negara yang kuat dan hebat.

0 Komentar