Jokolongkeyang.blogspot.com, Pemalang– Kesiapan infrastruktur jalan di Jawa Tengah terus dikebut menjelang masa mudik Lebaran 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan jaminan bahwa jalur tengah yang menghubungkan wilayah Pemalang, Purbalingga, hingga Banyumas kini dalam kondisi mantap dan siap dilintasi jutaan pemudik.
Percepatan perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk menekan angka kecelakaan dan memastikan kelancaran logistik serta mobilitas warga. Fokus utama penanganan meliputi peningkatan kualitas permukaan jalan di titik-titik vital.
Transformasi Infrastruktur di Bantarbolang dan Belik
Perubahan nyata terlihat pada ruas Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, yang kini telah diperkuat dengan metode betonisasi. Selain itu, pengaspalan ulang juga telah merambah kawasan Belik hingga menembus Bobotsari di Kabupaten Purbalingga.
Iwan Daryanto, Pengamat Jalan dari Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Cilacap, menyebutkan bahwa tim di lapangan tidak hanya melakukan perbaikan besar, tetapi juga intensif menyisir lubang-lubang kecil.
"Instruksi Bapak Gubernur sangat eksplisit; kami harus memastikan jalan tanpa lubang pada musim mudik tahun ini. Penambalan rutin terus berjalan untuk menutup kerusakan ringan di seluruh ruas provinsi," jelas Iwan, Sabtu (14/3/2026).
Napas Baru bagi Pengguna Jalan
Sebagai jalur utama yang menghubungkan Pantura dengan wilayah selatan seperti Cilacap dan Banjarnegara, perbaikan ini mendapat apresiasi dari para sopir logistik. Bangkit Prabowo, seorang sopir truk ekspedisi, mengaku merasakan perbedaan signifikan.
"Dulu rute ini cukup menantang karena banyak lubang, tapi sekarang perjalanannya jauh lebih tenang. Sebagai sopir, kenyamanan jalan sangat memengaruhi keselamatan barang yang kami bawa," ungkapnya.
Testimoni senada datang dari Erik Gunawan, pekerja asal Pekalongan yang setiap hari melintasi Bantarbolang. Menurutnya, betonisasi yang dilakukan pemerintah adalah solusi tepat bagi wilayah yang sebelumnya sering rusak parah tersebut. Kini, risiko kecelakaan akibat lubang jalan dapat diminimalisasi secara signifikan.
Target H-7 Lebaran Bebas Hambatan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memasang target penyelesaian seluruh pengerjaan fisik pada H-7 Lebaran. Langkah taktis ini diharapkan mampu mendukung suksesnya arus mudik dan balik Idulfitri 2026, menjadikan Jawa Tengah sebagai wilayah yang ramah bagi setiap pengendara yang melintas.

0 Komentar